Langsung ke konten utama

KUMPULAN TEKS NARRATIVE

Gimana Kabarnya Sob??? FINE??
Sekarang aku posting beberapa contoh teks narrative.. 
Teks Narrative adalah teks yang berisi cerita atau dongeng yang bertujuan untuk menghibur pembaca.
HAPPY READING !!!! :) :D

MOUSE DEER AND CROCODILE
One day, Mouse Deer went down to the river to take a drink. But he knew that the crocodile might be waiting underwater to eat him, so he said out loud. “I wonder if the water’s warm. I’ll put in my leg and find out.” Of course Mouse Deer didn’t put in his leg. He picked up a stick instead and put one end into the water. Chomp…! Crocodile grabbed the stick and pulled it underwater. Mouse Deer laughed. “Ha… ha…ha… Stupid crocodile! Cant you tell the difference between a stick and a leg?” Then Mouse Deer ran off to drink somewhere else.
In the next day, Mouse Deer wanted to cross the river. He wanted to eat the fruits on the other side of the river. He saw a floating log in the river. He knew that Crocodile looked like a log when he floated. Mouse Deer didn’t want to be eaten by Crocodile when he crosses the river. He had an idea. He called out loud, “Crocodile!” Crocodile rose from the water, “Hello, Mouse Deer. Have you come to be my lunch?” Mouse Deer smiled. “Sorry, not today, Crocodile. I have orders from the King. He wants to invite all the crocodiles in this river to a party. He wants me to count all the crocodiles so he could prepare enough meal for you.”
“Really…? Tell us what to do,” said Crocodile. “You must line up from this side of the river to the other side,” said Mouse Deer. Crocodile then got all his friends and family. They lined up across the river. Mouse Deer then jumped onto Crocodile’s back. “One,” he counted. He jumped onto the next crocodile, “Two.” And the next crocodile, “Three.” Mouse Deer kept jumping until he arrived on the other side of the river. “How many are there?” asked Crocodile. “Just enough,” said Mouse Deer. He laughed as he ran to the forest.

KANCIL DAN BUAYA
Suatu hari, Kancil pergi ke sungai untuk minum. Tapi ia tahu bahwa buaya mungkin menunggu didalam air untuk memakannya, jadi dia berteriak keras-keras. “Aku ingin tahu apakah air hangat. Aku akan memasukkan kaki saya ke dalam air dan mencari tahu. “Tentu saja Kancil memasukkan kakinya. Dia mengambil tongkat dan memasukkan satu ujung ke dalam air. Chomp …! Buaya menyambar tongkat dan menariknya ke bawah air. Kancil tertawa. “Ha … ha … ha … buaya bodoh! Tidak bisakah membedakan antara tongkat dan kaki? “Lalu Kancil lari untuk minum di tempat lain.
Pada hari berikutnya, Kancil ingin menyeberang sungai. Dia ingin makan buah-buahan di sisi lain sungai. Dia melihat batang kayu mengambang di sungai. Dia tahu bahwa Buaya tampak seperti kayu mengambang ketika ia mengambang. Kancil tidak mau dimakan oleh buaya ketika ia melintasi sungai. Dia punya ide. Ia berseru keras, “Buaya!” Buaya terangkat dari air, “Halo, Kancil. Apakah kamu datang untuk menjadi makan siang saya? “Kancil tersenyum. “Maaf, tidak hari ini, Buaya. Saya mendapat perintah dari Raja. Dia ingin mengajak seluruh buaya di sungai ini ke pesta. Dia ingin aku menghitung semua buaya sehingga ia bisa mempersiapkan cukup makanan untuk kamu. ”
“Sungguh…? Beritahu kami apa yang harus dilakukan, “kata Buaya. “kamu harus berbaris dari sisi sungai ke sisi lain,” kata Kancil. Buaya kemudian memanggil semua teman-temannya dan keluarganya. Mereka berbaris di seberang sungai. Kancil lalu melompat ke punggung buaya. “Satu,” ia menghitung. Dia melompat ke buaya berikutnya, “Dua.” Dan buaya berikutnya, “Tiga.” Kancil terus melompat sampai ia tiba di sisi lain sungai. “Berapa banyak?” Tanya Buaya. “Cukup,” kata Kancil. Dia tertawa sambil berlari ke hutan.

THE CROW AND THE JUG
On a hot day, a thirsty crow flew over a field looking for water. For a long time, she could not find any. She left very exhausted. She almost gave up.
Suddenly, she saw water jug below her. She flew straight down to see if there was any water inside. It was surprised because there was some water inside the jug.
The crow tried to push her head into the jug. Sadly she found that the neck of the jug was too narrow. Then she tried to push the jug down for the water to flow out but she found that the jug was too heavy.
The crow thought hard for a while. Then she was looking around. She saw some pebbles. She suddenly had a good idea. She started picking up the pebbles one by one, dropping it into the jug. As more and more pebbles filled the jug, the water level kept rising. Soon it was high enough for the crow to drink. “It’s working” she said.

GAGAK DAN KENDI
Pada suatu hari yang panas, seekor gagak yang haus terbang di atas lapangan mencari air. Untuk waktu yang lama, dia tidak bisa menemukan apapun. Diapun pergi dengan rasa lelah yang sangat. Dia hampir menyerah.
Tiba-tiba, dia melihat sebuah kendi air di bawahnya. Dia terbang lurus ke bawah untuk melihat apakah masih ada air didalam kendi itu. Dia terkejut ternyata masih ada air sedikit di dalam kendi.
Gagak itu mencoba untuk mendorongkan kepalanya ke dalam kendi. Sayang sekali, dia mendapati bahwa leher kendi itu terlalu sempit. Kemudian dia mencoba untuk membalikkan kendi itu dan mengalirkan airnya keluar tapi kendi itu terlalu berat.
Gagakpun berpikir keras beberapa saat. Lalu dia melihat sekeliling. Dia melihat beberapa kerikil. Dia tiba-tiba punya ide yang cemerlang. Dia mulai mengambil kerikil satu per satu, menjatuhkannya ke dalam kendi. Karena semakin banyak kerikil didalam kendi, tingkat air terus naik. Tak lama setelah itu, tingkat air didalam kendi itu sudah cukup tinggi. Burung gagak itupun bisa minum. “Berhasil” dia berkata.

THE ANT AND THE GRASSHOPPER
In a field one summer’s day a grasshopper was hopping about, chirping and singing to its heart’s content. An ant passed by, bearing along with great toil an ear of corn he was taking to the nest.
“Why not come and chat with me?” said the grasshopper, “ instead of toiling and moiling in that way?”
“I am helping to lay up food for the winter,” said the ant, “and recommend you to do the same.”
“Why bother about winter?” said the grasshopper; we have got plenty of food at present.” The Ant went on its way and continued its toil.
When the winter came the grasshopper found itself dying of hunger while it saw the ants distributing, every day, corn and grain from the stores they had collected in the summer.

SEMUT DAN BELALANG
Di suatu lapangan, saat musim panas, seekor  belalang melompat girang, berkicau dan bernyanyi sesuka hatinya. Sementara seekeor semut sedang lewat, sambil mambawa bongkahan biji jagung dibawahnya dengan susah payah menuju sarangnya.
“Mengapa kamu tidak disini saja sambil ngobrol denganku,” kata Belalang, “dari pada lalulalang kerja keras seperti itu??”
“Aku bekerja  untuk mengumpulkan makanan sebegai persediaan musim dingin nanti,” kata semut itu, “dan memeberikan contoh padamu supaya kamu juga mengumpulkan makanan seperti aku.”
“Kenapa aku harus repot-repot mengkhawatirkan musim dingin” kata Belalang; “Kami sudah punya banyak makanan saat ini.” Meskipun begitu semut itu tetap melanjutkan dan terus kerja keras.
Ketika musim dingin datang, belalang itu pun mati kelaparan, sementara si semut mendistribusikan jagung dan gandum setiap hari dari toko mereka yang sudah dikumpulkan saat musim panas yang lalu.

THANKS !!!! :) :D



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebiru Hari Ini

Sobat, kalian semua pasti pernah ngrasain rasanya pisah kan?? Entah pisah sama temen, keluarga, atau bahkan sama orang terspesial dalam hidupmu. Tapi tenang Sob,, pisah itu bukan akhir segalanya ataupun alasan buat kalian nggak bisa ketemu lagi kan? Kalian masih bisa contact mereka lewat medsos.. Pastinya kalian udah pada punya medsos kan??? ya iya lah, kan sekarang zaman semua serba canggih dan katanya kalo nggak punya medsos atau semacamnya bisa-bisa kalian dibilang "kudet" atau "kurang updet" katanya lohhh.. Bahkan sekarang udah ada aplikasi video call gitu, di aplikasi itu kalian yang rumahnya mau jauh atau deket, tetep bisa ngobrol face to face .. Canggih ya?!!.. tapi kalo menurutku tetep aja lebih asik ketemu langsung dan tatap muka langsung..kaya ada kesan tersendiri gituu..hehe LEBAY!! eh Sob, balik lagi ke masalah pisah, kalian nggak boleh terpuruk terus Sob..cielahh terpuruk..kaya di film-film gitu.. Mendingan kalian liat vidio yang aku post dibawah ini....

QUIZ ASAH OTAK

Sob, aku punya beberapa pertanyaan..emmm bisa dibilang quiz sihhh dan quiz ini bisa ngecoh kalian!! kalo kalian bisa jawab pertanyaan dan bener semua,,, TOP buat kalian!!! yapp! KONSENTRASI ya Sob,, SEMANGAT !!!! : ) :D OK! Pertanyaan Pertama! Kamu mengikuti lomba dan kamu menyalip orang di posisi kedua. Sekarang kamu di posisi nomor berapa?? Jawaban : Kalo kamu jawab NOMOR SATU, kamu SALAH BANGET ! Coba bayangkan, kalo kamu menyalip orang di posisi kedua, pastinya kamu sekarang ada di posisi kedua kan? iya kan? Pertanyaan Kedua! GOOD LUCK! Nah...jika kamu menyalip orang diposisi terakhir, sekarang kamu diposisi nomor berapa?? Ayo tebak jangan sampe salah lagi!! Jawaban : Hmmm kalian jawab apa ya?? Gimana coba caranya nyalip orang diposisi terakhir?? Nggak mungkin kan? Pertanyaan Ketiga : Di pertanyaan ini pasti kalian bener.. pasti atau mungkin ya...hehehe Ok! Ayah Mery punya 5 anak, namanya Nana, Nene, Nono, Nini., emmm siapa nama anak yang kelima?? Jawaban : Yan...